Liputan6.com, Jakarta - Banyak orang mengira stamina pemain sepak bola hingga menit-menit akhir pertandingan hanya ditentukan oleh latihan fisik. Padahal, ada faktor lain yang tak kalah penting, yakni pola makan sebelum bertanding.
Menurut Director of Sports Performance and Nutrition Education Herbalife, Dr. Krissy Ladner, performa pemain di lapangan sering kali ditentukan oleh apa yang mereka konsumsi dan kapan makanan tersebut dikonsumsi.
"Dalam pekerjaan saya bersama para pemain sepak bola profesional, percakapan terpenting bukanlah mengenai suplemen atau superfoods, melainkan mengenai waktu konsumsi makanan," kata Krissy.
Advertisement
Dia menjelaskan bahwa periode 3,5 jam sebelum kick-off merupakan fase penting yang dapat memengaruhi energi, fokus, hingga performa pemain selama pertandingan berlangsung.
Pada fase ini, kata Krissy, pemain dianjurkan mengonsumsi makanan utama terakhir untuk mengisi cadangan energi tubuh. Karbohidrat menjadi komponen utama karena akan disimpan sebagai glikogen di otot dan hati, yang berfungsi sebagai bahan bakar saat berlari, melompat, dan bergerak cepat di lapangan.
Ketika cadangan glikogen rendah, dampaknya tidak hanya dirasakan pada kekuatan fisik. Konsentrasi, fokus, suasana hati, hingga kemampuan mengambil keputusan juga bisa menurun.
Untuk menu pra-pertandingan, dia merekomendasikan konsep Hard Performance Plate, yaitu setengah piring berisi karbohidrat, seperempat piring buah dan sayuran, serta seperempat piring protein rendah lemak.
"Contohnya nasi atau pasta dengan ayam dan sayuran panggang, atau nasi dengan ikan panggang dan buah sebagai pelengkap," ujarnya.
Selain makanan, asupan cairan juga perlu diperhatikan untuk menjaga hidrasi tubuh sebelum pertandingan dimulai.
Â
Tambahan Energi Satu Jam Sebelum Kick-off
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5080768/original/092260400_1736161385-1736157483022_caption-sepak-bola.jpg)
Kesalahan yang sering dilakukan pemain adalah makan terlalu banyak atau justru tidak makan sama sekali menjelang pertandingan.
Padahal, satu jam sebelum kick-off tubuh hanya membutuhkan tambahan energi ringan yang mudah dicerna. Beberapa pilihan yang direkomendasikan antara lain pisang, minuman olahraga, granola bar berukuran kecil, atau gel karbohidrat.
"Pilih makanan yang sudah familiar bagi tubuh Anda. Jika Anda belum pernah mengonsumsinya saat latihan, jangan mencobanya sebelum pertandingan. Ini bukan waktu yang tepat untuk bereksperimen dengan makanan baru," ujar Krissy.
Tak Selalu Perlu Carb-Loading
Masih banyak pemain yang percaya bahwa makan pasta dalam porsi besar pada malam sebelum pertandingan dapat meningkatkan performa secara signifikan. Namun, menurut Krissy, strategi carb-loading tidak selalu dibutuhkan.
Dia menjelaskan bahwa metode tersebut umumnya diperuntukkan bagi aktivitas olahraga yang berlangsung lebih dari dua hingga tiga jam.
Sementara pertandingan sepak bola standar berdurasi 90 menit tidak termasuk dalam kategori tersebut.
"Untuk satu pertandingan berdurasi 90 menit, yang paling penting adalah periode hitung mundur sebelum pertandingan. Mengonsumsi makanan secara konsisten setiap hari merupakan cara terbaik untuk memastikan cadangan karbohidrat tubuh tetap memadai,"Â tambahnya.
Â
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304320/original/074308900_1784712554-cek_fakta_lowongan_SKK_Migas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2365270/original/068589700_1537681835-20180923-Pawai-Kampanye-Damai-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5521382/original/090333100_1772688718-gempa_besar-_klaim_facebook.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304429/original/014311000_1784714561-Untitled_design.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5045840/original/068617000_1733899910-1733894536015_tujuan-permainan-sepak-bola.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301596/original/087157300_1784500330-063_2286807575.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4786318/original/084826700_1711521270-GJmtYCIbgAAkw1f.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299963/original/007789300_1784281017-mainoo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3104854/original/092516000_1587109605-000_1Q35MK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535295/original/004219900_1773977617-gianni.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303609/original/094591200_1784672116-AP26200776667216.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303337/original/087011100_1784626958-063_2286813749.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302533/original/039508800_1784583892-spanyol.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7915429/original/091850100_1780746825-liver.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7896836/original/077125600_1780726204-andri_lubis.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7893644/original/067974900_1780722471-iskandar.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6457833/original/035515200_1779321452-20150925144201-ini-kampung-di-bandung-yang-jadi-salah-satu-terpadat-di-dunia-008-dru.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5437321/original/005168000_1765248432-044d577c-1541-4753-a618-d7e80a83a7bc.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7901415/original/071069700_1780731364-henry.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/WWDsfgL6p50AsFHN9q6M90YyhUs=/200x113/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7910713/original/003538400_1780741591-Menhaj_Moch_Irfan_Yusuf_bertemu_jajaran_Saudi_German_Hospital_di_Madinah__Rabu__3_Juni_2026.__dok._Media_Center_Haji_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3545364/original/052805700_1629371943-20210819-Olahraga-Lapangan-Banteng-3.jpg)