Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah memperkuat upaya mencegah penyakit tidak menular (PTM) dengan mengendalikan konsumsi Gula, Garam, dan Lemak (GGL) melalui penerapan Nutri-Level pada pangan olahan. Kebijakan ini diharapkan tidak hanya membantu masyarakat memilih produk dengan lebih bijak, tetapi juga menekan beban Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) akibat PTM.
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Taruna Ikrar, mengatakan, Nutri-Level merupakan sistem pelabelan gizi yang ditempatkan pada bagian depan kemasan pangan olahan. Ketentuan tersebut diatur dalam Peraturan BPOM Nomor 10 Tahun 2026 tentang Informasi Nilai Gizi pada Label Pangan Olahan.
Menurut Taruna, penerapan Nutri-Level menjadi bagian dari penguatan perlindungan masyarakat sekaligus transformasi regulasi di bidang pangan.
Advertisement
Empat Tingkatan Nutri-Level
Nutri-Level menunjukkan tingkat kandungan gula, garam berupa natrium, dan lemak total dalam pangan olahan melalui empat kategori. Masing-masing kategori ditandai dengan warna berbeda agar profil gizi produk lebih mudah dikenali masyarakat.
"Level A ditandai warna hijau tua yang menunjukkan kandungan GGL lebih rendah, level B berwarna hijau muda menunjukkan kandungan GGL rendah, level C berwarna kuning berarti produk perlu dikonsumsi dengan bijak, sementara level D berwarna merah menandakan konsumsi perlu dibatasi sesuai kebutuhan atau kondisi kesehatan," kata Taruna dikutip dari Antara pada Minggu, 13 September 2026.
Taruna mengatakan bahwa kebijakan tersebut merupakan bagian dari transformasi regulasi untuk melayani dan melindungi publik. Menurutnya, upaya promotif dan preventif melalui kebijakan pangan sehat perlu diperkuat sebagai strategi jangka panjang untuk menekan risiko PTM.
Dengan adanya Nutri-Level, masyarakat diharapkan dapat mengenali profil gizi produk pangan olahan dengan lebih mudah. Informasi tersebut juga diharapkan membantu konsumen mempertimbangkan pilihan pangan sesuai kebutuhan.
Dorong Produsen Sediakan Produk Lebih Sehat
Selain meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memilih produk yang lebih sehat, Nutri-Level diharapkan dapat mendorong produsen menyediakan pangan olahan dengan kandungan GGL yang lebih rendah.
Taruna menegaskan, penerapan sistem tersebut bukan berarti pemerintah melarang peredaran produk pangan olahan tertentu. "Nutri-Level bukan merupakan larangan untuk mengedarkan produk,"Â tambahnya.
Implementasi Nutri-Level dilakukan secara bertahap. Pada tahap awal, ketentuan tersebut diberlakukan pada produk minuman dengan masa peralihan selama 24 bulan sejak peraturan diundangkan atau hingga 17 Juni 2028.
DPR Soroti Beban JKN akibat PTM
Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris mengapresiasi kebijakan Nutri-Level. Menurutnya, kebijakan tersebut hadir pada momentum yang tepat mengingat prevalensi PTM di Indonesia masih menjadi tantangan besar bagi sistem kesehatan.
"Beban JKN sangat tinggi dari tahun ke tahun akibat PTM (Penyakit Tidak Menular). Kalau tidak ada mitigasi, maka beban JKN akan semakin tinggi," ujar Charles.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5458366/original/038352700_1767077924-IMG_20251230_123004_818.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300009/original/089493000_1784283677-Untitled_design.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329801/original/040098200_1787296595-HOAX__3_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4824890/original/015114700_1715084293-IMG_0156.jpeg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/5555589/original/034645700_1776167675-Taruna_Ikrar__2_.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5010796/original/017006400_1731931573-20241117_084948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346407/original/065215400_1789134579-WhatsApp_Image_2026-09-11_at_8.17.12_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343729/original/089297500_1788876170-ChatGPT_Image_8_Sep_2026__20.55.32.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345099/original/099922200_1789018436-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_8.12.08_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344539/original/028876300_1788949127-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_15.29.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1527841/original/075874300_1488787214-IMG_1488240797111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343987/original/026376000_1788929980-toraja_2.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343928/original/029365100_1788925942-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_09.14.10.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340277/original/096438600_1788499326-ChatGPT_Image_4_Sep_2026__12.19.35.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343054/original/075440100_1788842362-WhatsApp_Image_2026-09-08_at_11.15.32.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342609/original/043600500_1788780135-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3341307/original/037033900_1609899603-cek_fakta_kosmetik_cega_covid-19.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295891/original/012798400_1783991566-WhatsApp_Image_2026-07-14_at_08.01.10.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295776/original/092321600_1783944725-WhatsApp_Image_2026-07-13_at_19.06.45.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5545951/original/047112300_1775226794-ilustrasi_obat_anti_nyeri.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287181/original/025176300_1783183769-Kepala_BPOM_RI_Taruna_Ikrar.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5555589/original/034645700_1776167675-Taruna_Ikrar__2_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3514141/original/067492100_1626602154-Ilustrasi_vitamin_atau_Obat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5244561/original/042428800_1749194595-f340ce6b-659b-44f4-8173-c5158b20b87d.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5116972/original/080642500_1738380076-1738376300947_tujuan-penelitian-kenakalan-remaja.jpg)