Liputan6.com, Jakarta - Fatty liver atau perlemakan hati dikenal juga sebagai metabolic dysfunction-associated steatotic liver disease (MASLD). Kondisi ini menyebabkan penumpukan lemak di hati yang berkaitan dengan gangguan metabolisme tubuh.
Dosen Fakultas Kedokteran dan Gizi (FKGiz) IPB University, dr Widya Khairunnisa Sarkowi, MSc, mengatakan fatty liver memang rentan terjadi pada orang obesitas serta diabetes. Namun, orang dengan berat badan normal tetap dapat mengalami perlemakan hati apabila memiliki perut buncit, resistensi insulin, diabetes, pola makan tinggi gula, atau kurang aktivitas fisik.
Widya mengatakan fatty liver bukan sekadar masalah pada organ hati, melainkan penanda adanya gangguan metabolik di seluruh tubuh. Karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk tidak mudah tergiur solusi instan seperti suplemen, produk detoks, atau herbal yang diklaim dapat “membersihkan hati”.
Advertisement
“Penggunaan obat-obatan saja tidak cukup tanpa diiringi perubahan pola hidup yang sehat. Bukti ilmiah menunjukkan bahwa perubahan gaya hidup tetap menjadi cara paling efektif untuk mencegah dan mengatasi fatty liver,” ungkapnya.
Untuk mencegah fatty liver berikut lima hal yang bisa dilakukan:
1. Menurunkan berat badan secara bertahap. Penurunan berat badan sekitar 5–10 persen diketahui dapat mengurangi lemak hati, peradangan, dan risiko fibrosis.
2. Mengurangi konsumsi minuman manis seperti teh manis, kopi susu dengan gula tinggi, minuman boba, soda, minuman kemasan, dan sirup yang menjadi sumber gula cair dengan kalori tinggi.
“WHO menganjurkan konsumsi gula bebas kurang dari 10 persen dari total kebutuhan energi harian, bahkan idealnya di bawah 5 persen,” kata Widya mengutip laman IPB, Senin, (22/6/2026).
Tips Selanjutnya
3. Menerapkan pola makan seimbang dengan komposisi setengah piring berisi sayur dan buah, seperempat protein, serta seperempat karbohidrat. Lalu disarankan membatasi makanan ultraproses, gorengan, makanan manis, dan camilan tinggi kalori.
4. Melakukan aktivitas fisik secara rutin. WHO merekomendasikan aktivitas fisik intensitas sedang selama 150 300 menit per minggu atau sekitar 30 menit per hari selama lima kali dalam seminggu. Lalu, latihan beban dua kali seminggu juga dianjurkan untuk meningkatkan massa otot dan sensitivitas insulin.
5. Melakukan pemeriksaan faktor risiko secara berkala, termasuk pengukuran lingkar perut, indeks massa tubuh (IMT), kadar gula darah, profil lipid, tekanan darah, hingga pemeriksaan fungsi hati dan USG abdomen bila diperlukan.
“Banyak orang merasa sehat, tetapi saat diperiksa melalui USG (ultrasonografi) atau tes enzim hati, sudah ditemukan perlemakan hati. Individu dengan obesitas, diabetes melitus, maupun gangguan metabolik lainnya memiliki risiko lebih tinggi mengalami fatty liver,” ujarnya.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264387/original/067811000_1782109347-PLN_-_cek_fakta_lip6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264115/original/018567300_1782092996-Tugas__39_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258254/original/075445200_1781330306-Tugas__34_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263843/original/065734300_1782021578-Tugas__38_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5216237/original/058559700_1746947132-Screenshot_2025-05-11_at_13.53.02.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261448/original/088941000_1781704030-000_B7CB6XU.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5626466/original/003931900_1778221281-ALJAZAIR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4258833/original/075986400_1670866002-000_3339699.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8265428/original/072310000_1782111808-AP26172732756707.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264294/original/025943800_1782105633-IMG-20260622-WA0055.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264181/original/054321300_1782097612-063_2282690679.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264381/original/045958100_1782109190-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3985606/original/007135300_1649144512-000_9YF9E8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264311/original/009112200_1782106678-AP26173041080733.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264299/original/095323600_1782105973-AP26172695358194.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257116/original/079220400_1781213800-000_B6TP7D2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264149/original/054877000_1782096496-063_2282689905-Timnas_Mesir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4891424/original/063625300_1720962008-fotor-ai-2024071419546.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5224553/original/050243100_1747634982-obesitas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3220677/original/041613900_1598513373-photo-1559757175-0828e13882ed.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264159/original/087958500_1782096633-Kinesio_taping.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263952/original/080204100_1782035894-20260620_142807.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4256532/original/010472000_1670666232-f2dd32f3-ff54-4a00-b8d2-1f17e4dd5f30.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263968/original/073012000_1782038719-20260620_145859.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263961/original/068604700_1782037300-Dokter_Spesialis_Mata_Mayapada_Eye_Centre__dr._Zoraya_Ariefia_Feranthy__Sp.M.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263951/original/004894800_1782035888-dr._Ucok_P._Pasaribu__Sp.M_K_.jpg)