Liputan6.com, Jakarta - Terapi untuk diabetes melitus tipe 2 dan obesitas terus berkembang seiring kemajuan ilmu pengetahuan. Salah satu inovasi yang kini mulai tersedia di Indonesia adalah tirzepatide, obat berbasis bukti (evidence based) yang menawarkan pendekatan baru dalam mengendalikan kadar gula darah sekaligus membantu penurunan berat badan.
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Ph.D., mengatakan bahwa tirzepatide telah melalui proses evaluasi ilmiah yang ketat sebelum memperoleh izin edar di Indonesia.
"BPOM berkomitmen untuk terus membangun ekosistem regulasi yang adaptif agar masyarakat Indonesia dapat memperoleh manfaat dari inovasi di bidang kesehatan dengan tetap menjunjung tinggi standar keselamatan pasien," kata Taruna pada Sabtu (4/7/2026)
Advertisement
Menurutnya, setiap obat yang mendapatkan izin edar telah melalui penilaian terhadap aspek keamanan, khasiat, dan mutu sehingga dapat digunakan sesuai indikasi medis yang telah ditetapkan.
Bagaimana cara kerja tirzepatide? Taruna, menjelaskan, tirzepatide merupakan agonis reseptor ganda pertama di kelasnya yang bekerja dengan mengaktivasi dua hormon inkretin alami, yakni GIP (glucose-dependent insulinotropic polypeptide) dan GLP-1 (glucagon-like peptide-1).
Kombinasi kedua hormon tersebut membantu mengendalikan kadar gula darah, meningkatkan sensitivitas insulin, mengurangi nafsu makan, serta menjaga keseimbangan energi. Mekanisme kerja ganda inilah yang dinilai menghadirkan pendekatan terapi lebih komprehensif bagi pasien diabetes melitus tipe 2 maupun obesitas.
"GLP-1 pada awalnya berhubungan dengan kontrol keinginan untuk makan. Sementara GIP membantu mempercepat proses glikolisis. Jadi, secara saintifik memang ada kesamaan dengan terapi GLP-1 tapi terdapat tambahan mekanisme kerja. Itulah yang membuatnya inovatif," ujar Taruna.
Â
Tak Sekadar Menurunkan Berat Badan
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/9287187/original/003194500_1783187053-Taruna_Ikrar.jpg)
Meski dikenal mampu membantu menurunkan berat badan, Taruna menegaskan bahwa BPOM tidak melihat tirzepatide dari sisi estetika semata.
"Bagi BPOM, yang menjadi landasan bukan pertimbangan kosmetik, melainkan fakta bahwa sekitar 26 persen masyarakat Indonesia mengalami kelebihan berat badan," katanya.
Dia menilai kehadiran terapi baru ini penting mengingat jumlah masyarakat yang mengalami overweight diperkirakan mencapai 60 hingga 70 juta orang.
Taruna menjelaskan bahwa selama ini terdapat berbagai cara untuk menurunkan berat badan. Mulai dari metode fisiologis seperti olahraga dan pengaturan pola makan hingga tindakan medis, seperti operasi bariatrik (gastric surgery) maupun sedot lemak (liposuction).
"Kalau cara fisiologis tentu membutuhkan waktu. Sementara tindakan operasi memiliki risiko, termasuk risiko kematian. Saya pernah mengetahui ada seseorang yang akan menikah pada bulan berikutnya tapi meninggal setelah menjalani operasi. Jadi, setiap tindakan bedah memang memiliki risiko," ujarnya.
Selain melalui perubahan gaya hidup maupun tindakan operasi, penggunaan obat juga menjadi salah satu pilihan terapi.
"Karena itu, kami ingin masyarakat memiliki akses terhadap obat seperti ini tanpa harus mencarinya ke luar negeri, dengan harga yang lebih terjangkau," ujarnya.
Â
Advertisement
 Tetap Harus di Bawah Pengawasan Dokter
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/9287188/original/058526300_1783187053-Taruna_Ikrar_BPOM.jpg)
Meski menawarkan harapan baru, penggunaan tirzepatide tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Taruna mengingatkan bahwa terapi ini harus diberikan sesuai indikasi medis dan di bawah pengawasan tenaga kesehatan.
"Kami berharap masyarakat menggunakan obat ini dengan pendampingan dokter, baik dokter spesialis endokrin maupun dokter ahli gizi. Konsultasikan terlebih dahulu agar dosisnya tepat, karena obat ini diberikan melalui suntikan,"Â ujarnya.
Taruna juga menekankan bahwa penggunaan obat tetap harus disertai perubahan gaya hidup sehat dan dilakukan sesuai rekomendasi dokter agar manfaat terapi dapat diperoleh secara optimal.
Dia juga berharap ke depan tersedia formulasi tablet bagi pasien yang enggan menggunakan obat suntik.
"Saya mengetahui sebenarnya sudah ada varian dalam bentuk tablet, tetapi belum didaftarkan di Indonesia. Kami tentu siap membantu prosesnya karena masih banyak masyarakat yang takut disuntik,"Â pungkas Taruna.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5580034/original/026197700_1778124608-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-05-07T102932.008.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528276/original/060137100_1782459682-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T143742.924.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5411187/original/066520500_1763004762-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-11-13T103028.882.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4461201/original/062506100_1686446588-cek_fakta_timnas_argentina.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/9287182/original/043176500_1783183770-Taruna_Ikrar_Kepala_BPOM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8359730/original/054220900_1782235074-063_2282965616.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287269/original/086325900_1783206564-000_B9AD2X7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776154/original/033634700_1782859536-France_s_Kylian_Mbappe__10__celebrates_scoring_their_third_goal_with_Michael_Olise.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287199/original/011098900_1783189655-AP26185659671466.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776165/original/067157000_1782861161-mbappe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782170/original/080291500_1782878845-meksiko.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260488/original/001989200_1781597074-000_B77X49M.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8664246/original/029678300_1782693781-063_2283752154.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9243416/original/040076400_1783136603-063_2284562735.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9233776/original/041944300_1783126285-000_B98N9AV.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263363/original/077170500_1781914217-AP26170799360158-Maroko.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8916640/original/046732400_1782951883-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7621713/original/095394400_1780408684-IMG-20260602-WA0025_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5183142/original/032283200_1744166341-full-shot-depressed-woman-with-pillow_23-2149071860.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9252834/original/048374100_1783147615-bpom.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5941730/original/091980100_1778838856-2149041012.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9117582/original/004246500_1783066808-el_nino__2_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9233769/original/012765800_1783126285-Latihan_Beban__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3307961/original/086779700_1606386340-young-woman-haviing-abdominal-pain-because-menstruation-lying-couch-holding-her-stomach_231208-689__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2938556/original/026836100_1571036048-cesar-abner-martinez-aguilar--rs_2Dny0RQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9110966/original/071157300_1783047744-ikan.jpeg)