Jangan Tunggu Sakit, Wamenkes Dante Dorong Driver Ojol Ikut CKG

Deteksi dini kesehatan lewat CKG, bila ada masalah kesehatan bisa segera ditangani tanpa tunggu berat.

Diterbitkan 22 Mei 2026, 13:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono mengingatkan masyarakat termasuk driver ojek online (ojol) untuk mengecek kesehatan lewat program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Lewat CKG, bila ada masalah kesehatan bisa diketahui sejak dini sehingga bisa dilakukan intervensi sebelum menjadi berat.

"Nah, ini pentingnya pemeriksaan gratis. Tujuannya menjaga supaya mereka tidak berobat pada saat sakit, tapi menjaga supaya mereka tetap sehat dan produktif," tegas Dante usai bertemu peserta program CKG Komunitas di Rumah Mitra Gojek, Kemang Timur, Jakarta, pada Kamis (21/5/2026) mengutip keterangan tertulis Kementerian Kesehatan.

Untuk memperluas cakupan layanan tersebut, Kementerian Kesehatan menggandeng Gojek lewat program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Komunitas. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menghadirkan layanan skrining kesehatan yang lebih dekat dengan masyarakat, khususnya kelompok pekerja dengan mobilitas tinggi seperti mitra pengemudi ojek online.

Program kolaborasi yang berlangsung dari Februari hingga Desember 2026 tidak hanya terpusat di Jakarta. Layanan serupa juga menyasar 16 wilayah lainnya, yakni Palembang, Bandung, Jabodetabek, Yogyakarta, Solo, Semarang, Surabaya, Malang, Medan, Lampung, Makassar, Balikpapan, dan Bali.

Pada tahap awal, layanan CKG disediakan langsung di titik aktivitas mitra pengemudi. Pemeriksaan yang diberikan cukup lengkap, meliputi cek gula darah, kolesterol, tekanan darah, EKG jantung, serta deteksi dini kanker serviks (IVA). Bagi mitra yang membutuhkan kacamata, fasilitas tersebut juga bisa didapatkan secara gratis melalui BPJS Kesehatan. Nantinya, para mitra dapat mengecek lokasi puskesmas terdekat secara mandiri melalui aplikasi Gojek Driver.

"Fasilitasi ini merupakan salah satu langkah konkret kami untuk mendukung Asta Cita pemerintah Indonesia pada pembangunan SDM melalui penguatan akses dan mutu layanan kesehatan," kata Wakil Direktur Utama & Deputi CEO GoTo Group, Catherine Hindra Sutjahyo.

Senada dengan Catherine, Head of Driver Operations Gojek, Bambang Adi Wirawan, menambahkan bahwa mobilitas tinggi di jalan raya membuat kesehatan mitra menjadi prioritas utama.

"Melalui program ini, kami ingin memastikan mitra memiliki akses terhadap informasi dan layanan yang membantu mereka memahami kondisi kesehatannya," jelas Bambang di kesempatan yang sama.

 

Update CKG 2026

Secara nasional, Dante memaparkan bahwa program CKG telah berhasil menyasar sekitar 70 juta jiwa pada tahun 2025.

Bila berbicara data 2026, hingga Mei, capaian CKG sudah menyentuh angka 36 juta jiwa, dengan 1,86 juta peserta di antaranya berasal dari Jakarta.

Dante pun mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan program quick win Presiden Prabowo ini. Terlebih, pemeriksaan kesehatan mandiri umumnya dapat menghabiskan biaya hingga Rp 2–3 juta per orang