Vitamin C Disebut Penting untuk Cegah Kerusakan Kolagen

Vitamin C disebut penting untuk menjaga kolagen tetap kuat dan melindungi kulit dari dampak buruk sinar UV.

Diterbitkan 28 Mei 2026, 09:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Vitamin C selama ini dikenal luas sebagai nutrisi yang membantu menjaga daya tahan tubuh. Namun, di balik itu, vitamin C juga memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan kulit, terutama dalam melindungi kolagen agar tidak cepat rusak.

Dermatologist, dr. Danar Wicaksono, M.Sc., Sp.DVE, menjelaskan bahwa kolagen merupakan salah satu penanda utama kulit yang sehat. Kulit yang sehat mampu memproduksi kolagen secara optimal untuk menjaga elastisitas, kelembapan, hingga kekencangan kulit.

"Salah satu ciri kulit yang sehat itu adalah dia mampu memproduksi kolagen dengan optimal," ujar Danar dalam sebuah diskusi media baru-baru ini.

Menurutnya, salah satu bahan yang membantu mempercepat produksi kolagen alami dalam tubuh adalah vitamin C. Nutrisi ini bekerja bersinergi dengan suplementasi kolagen sehingga produksi kolagen dapat berjalan lebih maksimal.

"Vitamin C ini bekerja bersinergi dengan suplementasi kolagen. Jadi, kolagennya diproduksi dan dijaga juga dengan vitamin C," tambahnya.

Vitamin C sudah tidak asing bagi masyarakat. Sejak lama, vitamin ini sering dikonsumsi untuk membantu menjaga kesehatan tubuh. Namun, manfaat vitamin C ternyata tidak berhenti pada sistem imun saja.

Danar menjelaskan bahwa vitamin C merupakan antioksidan yang membantu melindungi kulit dari paparan radikal bebas. Salah satu pemicu utama kerusakan kulit adalah sinar ultraviolet atau sinar UV.

Paparan sinar UV tidak hanya terjadi ketika seseorang berada di luar ruangan di bawah terik matahari. Menurut Danar, paparan sinar UV juga bisa terjadi di dalam ruangan karena pantulan cahaya.

"Kita terpapar sinar matahari, bahkan kita di dalam ruangan kayak gini aja, itu sinar UV bisa mantul," ujarnya.

 

Kulit adalah Organ yang Sensitif

Kulit termasuk organ yang sangat sensitif terhadap sinar UV. Jika kulit terus-menerus terpapar tanpa perlindungan yang cukup, struktur penting di dalam kulit dapat mengalami kerusakan, termasuk kolagen.

"Apa yang rusak kalau misalnya terkena sinar UV? Kolagennya," kata Danar.

Kerusakan kolagen dapat memicu berbagai masalah kulit, mulai dari munculnya garis halus, kulit kendur, tampak kusam, hingga tanda-tanda penuaan dini. Oleh sebab itu, menjaga kolagen menjadi salah satu langkah penting dalam perawatan kulit.

"Sekitar 70 persen struktur kulit manusia terdiri dari kolagen yang berperan membantu menjaga struktur, elastisitas, dan kelembapan kulit," tambahnya.

Selain mengonsumsi suplemen kolagen, Danar menekankan pentingnya memenuhi kebutuhan vitamin C agar kolagen yang sudah diproduksi tubuh tidak cepat rusak akibat paparan sinar UV dan radikal bebas.

Vitamin C bisa diperoleh dari berbagai sumber makanan seperti jeruk, stroberi, kiwi, paprika, tomat, dan sayuran hijau. Selain dari makanan, sebagian orang juga memilih mengonsumsi suplemen vitamin C untuk membantu memenuhi kebutuhan harian.

Tak hanya dari dalam tubuh, perlindungan kulit juga perlu dilakukan dari luar, misalnya dengan menggunakan tabir surya secara rutin untuk membantu mengurangi dampak buruk sinar UV pada kulit.