Liputan6.com, Jakarta - Berat badan yang mudah naik dan sulit turun sering kali dianggap sebagai akibat pola makan yang kurang baik atau kurangnya aktivitas fisik. Padahal, kondisi ini juga bisa menjadi tanda adanya gangguan hormonal kronis yang dikenal sebagai Polyendocrine Metabolic Ovarian Syndrome (PMOS).
PMOS merupakan gangguan hormon yang cukup sering dialami wanita usia produktif. Kondisi ini tidak hanya memengaruhi siklus menstruasi, tapi juga dapat berdampak pada kesuburan dan kesehatan metabolik jika tidak ditangani dengan baik.
Dokter spesialis kebidanan dan kandungan RS EMC Cibitung, dr. Risma Maharani, mengatakan banyak penderita PMOS mengalami kenaikan berat badan yang sulit dikendalikan meski sudah berusaha menjaga pola makan.
Advertisement
"Banyak penderita PMOS mengalami peningkatan berat badan, terutama di area perut. Meski sudah menjaga pola makan, berat badan sering sulit dikontrol karena adanya gangguan metabolisme dan resistensi insulin," kata Risma, mengutip laman EMC.
PMOS Cukup Sering Terjadi pada Wanita Usia Subur
PMOS termasuk salah satu gangguan hormonal yang paling sering ditemukan pada wanita usia reproduktif. Secara global, sekitar satu dari 10 wanita diperkirakan mengalami kondisi ini.
Di Indonesia, angka kejadiannya diperkirakan mencapai 5 hingga 10 persen pada wanita usia subur. Namun, jumlah sebenarnya diyakini lebih tinggi karena masih banyak perempuan yang belum menyadari gejalanya atau belum memeriksakan diri ke dokter.
Akibatnya, tidak sedikit penderita yang baru mengetahui dirinya mengalami PMOS saat menjalani program kehamilan atau setelah mengalami masalah kesuburan.
Apa Itu PMOS?
PMOS adalah gangguan hormonal yang menyebabkan ketidakseimbangan hormon reproduksi pada wanita. Kondisi ini dapat mengganggu proses ovulasi atau pelepasan sel telur, sehingga siklus menstruasi menjadi tidak teratur dan peluang kehamilan menurun.
Pada sebagian wanita, PMOS juga menyebabkan peningkatan hormon androgen atau hormon pria. Kondisi ini dapat memicu berbagai keluhan, mulai dari jerawat, pertumbuhan rambut berlebih, hingga kenaikan berat badan.
Gejala PMOS bisa muncul sejak remaja maupun saat dewasa. Karena berkembang secara perlahan, banyak wanita tidak menyadari bahwa keluhan yang dialaminya berkaitan dengan gangguan hormon.
Gejala PMOS yang Perlu Diwaspadai
Gejala PMOS dapat berbeda pada setiap wanita. Namun, beberapa tanda yang paling sering ditemukan meliputi:
1. Berat Badan Mudah Naik dan Sulit Turun
Ini merupakan salah satu gejala yang paling umum. Kenaikan berat badan biasanya terjadi di area perut dan sering berkaitan dengan resistensi insulin yang mengganggu proses metabolisme tubuh.
2. Haid Tidak Teratur
Wanita dengan PMOS kerap mengalami siklus menstruasi yang tidak teratur. Haid bisa datang lebih jarang, tidak menentu, bahkan berhenti selama beberapa bulan akibat gangguan ovulasi.
3. Jerawat Berlebih dan Kulit Berminyak
Peningkatan hormon androgen dapat merangsang produksi minyak berlebih pada kulit. Akibatnya, jerawat lebih mudah muncul dan sering kali sulit diatasi, terutama di area wajah dan dagu.
4. Pertumbuhan Rambut Berlebih
Tumbuhnya rambut yang lebih tebal di area wajah, dagu, dada, perut, atau lengan juga dapat menjadi tanda ketidakseimbangan hormon akibat PMOS.
5. Sulit Hamil
Gangguan ovulasi membuat sel telur tidak matang atau tidak dilepaskan secara normal, sehingga peluang terjadinya kehamilan menjadi lebih kecil.
Karena gejalanya sering disangka sebagai masalah kesehatan biasa, PMOS kerap terlambat terdeteksi. Padahal, diagnosis dan penanganan sejak dini dapat membantu mengendalikan gejala, menjaga kesehatan metabolik, serta meningkatkan peluang kehamilan.
Jika mengalami berat badan yang sulit dikontrol, haid tidak teratur, atau gejala lain yang mengarah pada PMOS, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301033/original/004849700_1784434276-blt_umkm_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298964/original/044978900_1784188695-Screenshot_2026-07-15_123742bbbb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299928/original/085453400_1784279402-cek_fakta_dana_hibah_prabowo_-_purbaya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6454660/original/051756600_1779318782-1001276959.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5013114/original/014931900_1732072791-tips-diet-sehat-cepat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301703/original/072952300_1784513338-AP26200795262872.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301623/original/095037200_1784505166-ar6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301645/original/011342100_1784508477-WhatsApp_Image_2026-07-20_at_06.14.43__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301615/original/050018500_1784504753-enzo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301648/original/090533900_1784509911-000_C2LJ4BG.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301590/original/096790100_1784498446-063_2286805977.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301595/original/065930700_1784499809-000_C2LD9FF.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301642/original/073800100_1784506920-trump.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301606/original/080786700_1784502167-063_2286810313.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301593/original/066412700_1784499333-000_C2LD8RK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5030746/original/067627600_1733013634-fotor-ai-2024120171815.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7743636/original/088327300_1780551050-aryana.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7690740/original/097610000_1780488224-sehat_tanpa_rokok.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5315309/original/099870800_1755156118-cute-little-girl-sleeps-sweetly-white-cozy-bed-with-soft-bear-toy-concept-children-s-rest-sleep-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5487341/original/005435400_1769662412-pintar.jpg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Harapan untuk Ebola](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/wF8URfnt7HTBaMSpz-AwATdqsVc=/200x113/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5363781/original/020508200_1758964473-WhatsApp_Image_2025-09-27_at_14.47.09.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7683138/original/015075200_1780478958-dokter_tirta.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7676280/original/050686800_1780471245-dokter_tri_wahyu.jpg)