Liputan6.com, Jakarta - Mata berkedut umumnya bukan kondisi yang berbahaya dan biasanya akan hilang dengan sendirinya. Namun, seorang pria di Wuhan, Provinsi Hubei, Tiongkok, justru mengalami masalah serius setelah mengikuti saran di internet untuk mengatasi keluhan tersebut.
Menurut laporan surat kabar Changjiang Daily, pria bermarga Le mengalami kedutan pada mata kanannya selama beberapa hari. Dalam kepercayaan populer di Tiongkok, mata kanan yang berkedut diyakini sebagai pertanda datangnya kesialan, sedangkan mata kiri dipercaya membawa keberuntungan.
Karena cemas dan percaya pada mitos tersebut, Le mencoba berbagai cara untuk menghentikan kedutan, termasuk mengompres mata dengan air hangat. Namun, upaya itu tidak membuahkan hasil, seperti dikutip dari odditycentral pada Kamis, 9 Juli 2026.
Advertisement
Merasa frustrasi, Le kemudian mencari solusi di internet. Dia menemukan saran yang menyebutkan bahwa menampar mata dapat menghentikan kedutan. Tanpa memastikan kebenaran informasi tersebut, dia memutuskan untuk mencobanya.
Selama tiga hari berturut-turut, Le berulang kali menampar mata kanan beserta area di sekitarnya. Kedutan memang akhirnya berhenti, tapi tak lama kemudian dia mengalami gangguan penglihatan yang jauh lebih serius.
Penglihatannya menyempit drastis hingga dia hanya bisa melihat lurus ke depan, sementara penglihatan di sisi kanan dan kiri atau penglihatan perifer hilang sepenuhnya.
Le pun segera memeriksakan diri ke rumah sakit. Setelah menjalani pemeriksaan, dokter mendiagnosisnya mengalami ablasio retina atau retinal detachment. Tim medis kemudian segera melakukan operasi darurat untuk menyelamatkan penglihatannya. Beruntung, operasi berjalan lancar dan dokter memperkirakan Le akan pulih sepenuhnya.
Â
Ablasio Retina: Gejala, Penyebab, Penanganan
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/5326081/original/020282800_1756087818-3ea3a22f-0086-43fd-819b-c6e84435aabc.jpg)
Ablasio retina adalah kondisi ketika retina terlepas dari lapisan pembuluh darah yang memasok oksigen dan nutrisi. Padahal, retina membutuhkan suplai tersebut agar dapat berfungsi dengan baik. Jika terlepas dan tidak segera ditangani, sel-sel retina dapat mengalami kerusakan permanen hingga menyebabkan kehilangan penglihatan.
Karena itu, ablasio retina termasuk keadaan darurat medis yang memerlukan penanganan secepat mungkin, seperti dikutip dari jec.co.id.
Gejala ablasio retina umumnya muncul secara tiba-tiba dan dapat berkembang dengan cepat. Tanda yang perlu diwaspadai antara lain munculnya banyak bintik hitam melayang (floaters), kilatan cahaya (flashes), pandangan seperti tertutup tirai atau bayangan gelap dari salah satu sisi, penurunan penglihatan secara mendadak, hingga penglihatan yang menjadi buram atau berbayang.
Ablasio retina terbagi menjadi tiga jenis utama. Jenis yang paling sering terjadi adalah ablasio retina rhegmatogen, yaitu ketika terdapat robekan atau lubang pada retina sehingga cairan di dalam bola mata masuk ke belakang retina dan membuatnya terlepas.
Kondisi ini lebih berisiko terjadi pada orang dengan rabun jauh berat, lanjut usia, atau memiliki riwayat keluarga dengan penyakit serupa.
Jenis kedua adalah ablasio retina traksional, yang terjadi akibat jaringan parut menarik retina. Kondisi ini umumnya dialami penderita retinopati diabetik, trauma mata, atau peradangan kronis.
Sementara itu, ablasio retina eksudatif terjadi tanpa adanya robekan retina. Kondisi ini disebabkan oleh penumpukan cairan di bawah retina akibat peradangan, infeksi, atau tumor.
Jika mengalami gejala yang mengarah pada ablasio retina, segera periksakan diri ke dokter mata. Penanganan sedini mungkin dapat meningkatkan peluang penyelamatan penglihatan dan mencegah kerusakan retina permanen.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5289113/original/068981100_1753021974-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__38_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263843/original/065734300_1782021578-Tugas__38_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4146753/original/028527300_1662354830-cek_fakta_sepeda.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5568076/original/025738900_1777349129-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-28T110443.057.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/4980636/original/094285700_1729926066-bf571d29-f93a-4c18-a856-dbf46b1799ba.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288075/original/063090000_1783298243-nor2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261560/original/020942400_1781744954-AP26168812020257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288083/original/090522600_1783298244-nor10.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290414/original/058282700_1783480422-ko2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290474/original/094848300_1783482268-063_2285093246.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3490249/original/064386300_1624409252-000_9CW8AD.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4261531/original/014538900_1671056110-000_333W8C7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535217/original/018346300_1773960601-FIFA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290421/original/027818600_1783480531-Argentina_s_Enzo_Fernandez.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287274/original/048570500_1783206951-pra3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290534/original/015072300_1783484497-Switzerland_goalkeeper_Gregor_Kobel.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290498/original/086362400_1783483404-Egypt_s_Mohamed_Salah__10__and_Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4717452/original/082127600_1705391333-fotor-ai-20240116142046.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289509/original/056440500_1783407168-scabies.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5259256/original/026788100_1750419054-affectionate-couple-home-having-pizza-beer__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291220/original/082436600_1783508481-WhatsApp_Image_2026-07-08_at_5.36.54_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5385555/original/009688400_1760936020-wooden-board-full-juicy-slices-orange-fruit-stone-table-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260740/original/033303400_1781654609-063_2281951293.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291278/original/068433400_1783513334-Psikolog_Anak__Remaja___Keluarga_dari_Fyn_Clinic__Ayoe_Sutomo.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2997702/original/070140200_1576490822-20191216-Polusi-Jakarta-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5346129/original/031819100_1757580082-children-team-child-colors-park.jpg)