Liputan6.com, Jakarta - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengingatkan masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan bebas dari tikus. Hal ini dilakukan untuk mencegah penularan hantavirus yang sekitar 99 persen terjadi dari tikus.
"Cara paling baik menghindari hantavirus adalah memastikan rumah kita, restoran kita, tempat kerja kita bersih dari tikus," tutur Budi ditemui awak media di Jakarta pada Selasa, 12 Mei 2026.
Budi menuturkan bahwa hantavirus bisa menular lewat kontak dengan tikus yang terinfeksi virus hanta. Penularan terjadi terutama melalui inhalasi aerosol, yaitu partikel debu halus yang terkontaminasi urine, kotoran, atau air liur tikus yang terinfeksi. Namun, penularan hantavirus bisa juga terjadi lewat gigitan tikus terinfeksi.
Advertisement
"Tikus kan bisa mengeluarkan kotoran, bisa buang air kecil, kalau dia gigit kita, itu penularan bisa terjadi. Jadi, penularan bukan seperti COVID yang kita ngomong lalu tertular," tutur Budi.
Namun, Budi menuturkan bahwa ada satu strain virus hanta yakni Andes virus seperti yang ditemukan di kapal pesiar MV Hondius yang bisa menular antarmanusia. Penularan antarmanusia pun hanya bisa terjadi bila ada kontak dekat.
"Strain yang dari Amerika Selatan tuh kalau kita tiap hari ketemu seperti satu keluarga, tidur satu ranjang, nah itu bisa ketularan," tuturnya.
Jika Tikus Masuk Rumah, Bersihkan dengan Metode Wet Cleaning
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5443901/original/078602300_1765764990-Tikus_berkeliaran_di_sampah_dapur__Gemini_AI_.jpg)
Di kesempatan berbeda, Plt Dirjen Penanggulangan Penyakit Kemenkes, dokter Andi Sagunia mengatakan bahwa pencegahan penularan penyakit menular pada dasarnya mengacu pada dua hal yakni berbasis lingkungan dan perilaku hidup bersih sehat.
Berikut hal yang bisa diupayakan untuk mencegah tertular hantavirus:
1. Cuci tangan pakai sabun atau menggunakan hand sanitizer. Termasuk usai bersih-bersih lingkungan alias kerja bakti segera membersihkan diri menggunakan sabun di bawah air mengalir.
2. Menghindari kontak langsung dengan tikus/celurut, termasuk kotorannya.
3. Menjaga kebersihan tempat tinggal dan tempat kerja. Serta melakukan pembersihan dengan metode wet cleaning jika menemukan jejak keberadaan tikus/celurut.
"Wet cleaning itu maksudnya pel ya," kata Andi dalam konferensi pers Kewaspadaan Penyakit Virus Hanta pada Senin, 11 Mei 2026.
4. Menyimpan makanan atau minuman dengan menggunakan tudung saji atau wadah tertutup agar tidak digigit atau dikonsumsi tikus.
5. Menutup semua lubang di dalam maupun luar umah untuk mencegah tikus/celurut masuk ke dalam rumah.
6. Menghindari kontak dengan sumber infeksi termasuk saat berwisata misalnya saat berkemah.
7. Periksakan ke dokter apabila mengalami gejala virus hanta.
8. Patuhi imbauan kesehatan di negara tujuan saat melakukan perjalanan.
Advertisement
Kasus Hantavirus di Indonesia
Hantavirus bukan hal baru di Indonesia. Sejak 1991 tercatat sudah ada kasus infeksi virus hanta pada manusia.
Dalam tiga tahun terakhir, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat terdapat 251 kasus suspek hantavirus di Indonesia. Dari jumlah tersebut, 23 kasus terkonfirmasi positif hantavirus dengan rincian tiga pasien dilaporkan meninggal dunia dan 20 sembuh.
Kasus positif hantavirus paling banyak ditemukan pada 2025 dengan total 17 kasus. Sementara pada 2026 tercatat lima kasus dan pada 2024 terdapat satu kasus.
“Semua kasus konfirmasi mengarah ke Haemorrhagic Fever with Renal Syndrome yang merupakan bagian dari strain Seoul Virus,” kata Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, Jumat (8/5/2026) lewat pesan tertulis.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5496891/original/097309800_1770608635-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-09T103958.761.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710243/original/038928400_1782790135-IMG_3966.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715404/original/084148600_1782803575-Cek_fakta_bsu_25_juta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8714532/original/000144500_1782797436-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-30T122233.633.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5417253/original/039411000_1763526054-tikus__8_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260740/original/033303400_1781654609-063_2281951293.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715414/original/056650500_1782804083-AP26180851266408.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711445/original/003693600_1782792455-000_B8QK6YV.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715315/original/077601700_1782799662-Netherlands__Jan_Paul_van_Hecke.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8714917/original/028527700_1782798194-Brazil_s_Gabriel_Martinelli.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8625301/original/096522400_1782619158-000_B8K37NR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8713141/original/058795600_1782795003-Germany_players_are_dejected.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513256/original/026711200_1782437004-AP26176799194484.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710893/original/011996500_1782791219-WhatsApp_Image_2026-06-30_at_10.43.26__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8709002/original/001727100_1782787701-000_B8QH9N2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711341/original/045734100_1782792164-IMG-20260630-WA0021.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263744/original/028849200_1781996788-AP26171656106233.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5417253/original/039411000_1763526054-tikus__8_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5288790/original/071396100_1752992572-ChatGPT_Image_20_Jul_2025__13.22.26.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5407989/original/006541000_1762760141-Tikus.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5259084/original/093766300_1750410736-Tikus.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5716453/original/005368300_1778604560-55264796652_7d916a8977_k.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5482080/original/022931800_1769158110-55053941192_ea476969b2_k.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5672788/original/020413100_1778494904-ANDI_SAGUNI_Hantavirus_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5579807/original/001907400_1778075970-1.jpg)